SEMOGA BERMANFAAT...!!!. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Container Icon


Untuk dapat memperbaiki komputer, terlebih dahulu kita harus bisa mendeteksi penyebab kerusakan tersebut, bener kan????
Kerusakan komputer pada garis besarnya dapat dibagi dua, yaitu :
1. Faktor Perangkat Keras (Hardware)
2. Faktor Parangkat Lunak (Software)
Kerusakan pada Faktor Perangkat Keras (Hardware) bisa disebabkan karena :
Instalasi hardware belum benar seperti pemasangan kabel, jumper, slot, Baut atau skrup dll
Kerusakan pada komponen hardware, seperti Processor, Motherboard, Memory, VGA Card, Hardisk dll.
Kerusakan pada Faktor Parangkat Lunak (Software) bisa disebabkan karena :
Kerusakan pada System Operasi
Kerusakan pada Program Aplikasi
Kerusakan pada Driver
Uraian lebih lanjut mengenai cara mendeteksikerusakan pada PC dan cara mengatasinya, diuraikan di bawah ini :
Pada saat menekan tombol power, tidak ada tanda power/stroom listrik yang muncul, seperti lampu kontrol/power led, tidak menyala, kipas power supply tidak hidup.
Kemungkinan kerusakan
Stroom listrik tidak berfungsi
Power supply rusak
Kabel power swict chasing belum atau salah pasang pada motherboard.
Jumper CMOS motherboard salah pasang (dalam posisi clear)
Motherboard rusak (mati) 

Cara mengatasi :
Periksa catu daya listrik apakah sudah terpasang dengan baik, stavol sudah berfungsi dengan baik
Cek power supply kalau rusak harus diganti
Periksa kabel power swict pada motherboard sudah terpasang dengan benar
Periksa jumper CMOS apakah sudah terpasang dengan benar
Periksa/Cek motherboard apakah berfungsi dengan baik/tidak
Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti 

2. Pada saat menekan tombol power, lampu led menyala, tetapi tidak ada tampilan apapun dilayar monitor
Kemungkinan kerusakan
Power supply tidak berfungsi optimal
Processor, memory, atau motherboard tidak berfungsi
Monitor atau VGA tidak berfungsi
Pemasangan kabel power dan kabel data tidak benar 

Cara mengatasi :
Cek power supply apakah sudah berfungsi optimal.
Cek Processor, memory, atau motherboard sudah berfungsi baik
Cek monitor/VGA sudah befungsi baik
Lepas semua kabel power dan kabel data dari posisinya, kemudian coba hidupkan komputer
Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang bermasalah bisa diganti.

3. Pada saat menekan tombol power, tampilan yang tampak dimonitor hanya program BIOS, ada pesan “ No System Disk / Invalid System Disk
Kemungkinan kerusakan
Ada disket terpasang pada drive A
Hardisk tidak dapat berfungsi
Belum ada OS
Kerusakan pada OS 

Cara mengatasi :
Cek apakah ada disket terpasang pada ploppy, jika ada dikeluarkan kemudian enter.
Cek apakah kabel power/data hardisk sudah terpasang dengan baik
Cek apakah ada kerusakan hardisk dengan cara detection hardisk pada BIOS, scandisk pada program starupdisk
Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti termasuk instal ulang OS. 

4. OS tidak bisa louding dengan tampilan normal
Kemungkinan kerusakan
Driver tidak bisa berfungsi
Kerusakan pada OS 

Cara mengatasi :
Jalankan OS dengan tampilan Safe Mode kemudian jalankan program utilitas, seperti norton utilitas
Bila tidak bisa dengan cara di atas lakukan instal ulang OS 

5. Tampilan layar monitor tidak normal (tidak seperti biasanya)
Kemungkinan kerusakan
Setting display pada control panel tidak benar
Kerusakan pada VGA atau drivernya
Kerusakan pada OS
Kerusakan pada monitor 

Cara mengatasi :
Cek setting display pada control panel apakah sudah benar
Cek VGA serta drivernya sudah berfungsi dengan baik atau tidak
Periksa monitor apakah ada kerusakan atau tidak
Jalankan norton utilitas untuk mendiagnose OS
Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti, termasuk instal ulang.

6. PC sering Hang
Kemungkinan kerusakan
1. Suhu processor terlalu panas
PC terinfeksi virus
Kerusakan pada OS
Salah satu komponen tidak kompetibel dengan PC
Kerusakan pada memory
Kerusakan pada hardisk 

Cara mengatasi :
Cek suhu processor bila panas ganti kipas pendinginnya
Coba jalankan Program Norton Ulitilas, Antivirus
Coba lepas salah satu komponen PC yang dicurigai.
Cek memory apakah berfungsi dengan baik
Cek hardisk dengan scandisk apakah ada bad sector
Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti. 

7. Komputer pada saat dipakai sering mati mendadak
Kemungkinan kerusakan
Cuk ke power listrik atau stavol longgar
Power supply tidak berfungsi baik
Suhu PC terlalu panas terutama processor 

Cara mengatasi :
Periksa cuk listrik atau stavol sudah baik
Coba cek power supply apakah berfungsi dengan baik
Perbaiki/ganti colling pan/kipas pendingin
Bila sudah dipastikan penyebabnya, komponen yang rusak harus diperbaiki atau diganti.

8. Pada saat dihidupkan ada bunyi tit.........tit (panjang) tanpa ada tampilan di layar monitor
Kemungkinan kerusakan
Memory tidak berfungsi 

Cara mengatasi :
Perbaiki atau pindahkan pasangan memory pada slot memory di motherboard
Kalau tidak bisa cara (1), memory harus diganti kemudian hidupkan kembali PC


9. Pada saat dihidupkan ada bunyi tit...tit... tit...tit (berulang) tanpa ada tampilan di layar monitor
Kemungkinan kerusakan
VGA card tidak berfungsi 

Cara mengatasi :
Coba cabut dan pasang kembali dengan baik VGA card pada slot VGA di motherboard
Bila tidak bisa cara (1), ganti VGA card.

10. Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/Floppy disk tidak dapat berfungsi
Kemungkinan kerusakan
Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/ Floppy dis belum terinstalasi dengan baik
Driver Cd Rom/Cdrw/ Dvd Rom belum terinstalasi dengan benar
CD atau disket yang dipakai rusak
Sistem operasi tidak dapat bekerja optimal
PC terinfeksi virus
Cd Rom/Cdrw/Dvd Rom/ Floppy disk mengalami kerusakan 

Cara mengatasi :
Cek kembali dengan teliti komponen penyebab kerusakan seperti pada kolom (3) kemungkinan kerusakan
Jalankan program Anti virus (scan virus)
Bila sudah dipastikan foktor penyebabnya lakukan penggantian atau tindakan perbaikan pada bagian yang bermasalah.

11. Kinerja PC mengalami ganggguan (PC tidak bekerja sebagaimana biasanya)
Kemungkinan kerusakan
PC terinfeksi virus
System Operasi tidak berfungsi optimal 

Cara mengatasi :
Jalankan program anti virus (scan virus), Norton Utilities
Lakukan perbaikan setting/konfigurasi OS.

12. Printer tidak bisa mencetak data dengan baik
Kemungkinan kerusakan
Kabel printer belum terpasang dengan benar
Driver printer belum diinstal atau disetting dengan benar
Kertas belum terpasang dengan baik atau kertas terlalu tebal
Ada benda yang tersangkut dalam printer
Printah print tidak benar
OS tidak berfungsi dengan baik
PC terinfeksi virus
Kerusakan pada printar 

Cara mengatasi :
Teliti dengan baik satu-persatu faktor penyebab seperti pada kolom (2), dan bila ditemuklan masalahnya, lakukan perbaikan atau penggantian komponen kemudian coba lakukan print kembali. 

13. Scanner tidak bisa scan
Kemungkinan kerusakan
Kabel scanner belum terpasang dengan benar
Driver scanner belum diinstal atau disetting dengan benar
Printah scan tidak benar
OS tidak berfungsi dengan baik
PC terinfeksi virus
Kerusakan pada scanner

Cara mengatasi :
Teliti dengan baik satu-persatu faktor penyebab seperti pada kolom (2), dan bila ditemukan masalahnya lakukan perbaikan atau penggantian komponen kemudian coba lakukan scan kembali.


14. Keyboard, Mouse tidak berfungsi dengan baik

Kemungkinan kerusakan
Kabel Keyboard/Mouse belum terpasang dengan benar
Driver Keyboard/Mouse belum diinstal atau disetting dengan benar
OS tidak berfungsi dengan baik
PC terinfeksi virus
Kerusakan pada keyboard/mouse

Cara mengatasi :
Teliti dengan baik satu-persatu faktor penyebab seperti pada kolom (2), dan bila ditemukan masalahnya, lakukan perbaikan atau penggantian komponen kemudian coba operasikan kembali
Pada mouse perlu bersihkan secara berkala kotoran yang melekat dalam mouse.

LANJUTAN :

Untuk mengetahui jenis kerusakanatau permasalahan yang sering terjadi pada komputer ketika dinyalakan, dapat dikenali melalui bunyi beep yang muncul pada speaker mainboard.

1. Untuk mainboard dengan BIOS Award dan BIOS Phoenix :
Bunyi bip pendek 1 kali : Sistem Normal.
Bunyi bip pendek 2 kali : Kerusakan/kesalahan pada CMOS.
Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 1 kali : Kerusakan/kesalahan pada DRAM.
Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 2 kali : Kerusakan/kesalahan pada VGA Card.
Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 3 kali : Kerusakan/kesalahan pada keyboard atau pada VGA Card.
Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 9 kali : Kerusakan/kesalahan pada ROM
Bunyi bip panjang berkali-kali : Kerusakan/kesalahan Pada DRAM, DRAM tidak terpasang dengan benar, atau DRAM tidak kompatibel dengan mainboard.
Bunyi bip pendek berkali-kali : Tenaga pada power supply tidak cukup, segera ganti power supply.

Untuk mainboard dengan BIOS AMI :
Tidak ada bunyi bip : Kerusakan/kesalahan pada mainboard, powersupply, atau speaker internal.
Bunyi bip pendek 1 kali : Sistem normal.
Bunyi bip pendek 2 kali : Kerusakan/kesalahan pada DRAM.
Bunyi bip pendek 3 kali : Kerusakan/kesalahan yang sama dengan bunyi bip pendek 2 kali.
Bunyi bip pendek 4 kali : Kesalahan tanggal dan waktu pada sistem.
Bunyi bip pendek 5 kali : Kerusakan pada prosesor/mainboard.
Bunyi bip pendek 6 kali : Kerusakan/kesalahan pada keyboard.
Bunyi bip pendek 7 kali : Kerusakan/kesalahan yang sama dengan bunyi bip pendek 5 kali.
Bunyi bip pendek 8 kali : Kerusakan/kesalahan pada VGA.
Bunyi bip pendek 9 kali : Kesalahan pada saat checksum rom.
Bunyi bip pendek 10 kali : Kerusakan/kesalahan pada CMOS.
Bunyi bip pendek 11 kali : Kerusakan/kesalahan pada Cache Memory.
Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 3 kali : Kesalahan pada saat memory test.
Bunyi bip panjang 1 kali dan pendek 8 kali : Kesalah pada saat pengecekan VGA.

Dan dibawah ini ada sedikit arti sebuah suara bip, yang menandakan adanya kesalahan/kegagalan di salah satu komponen komputer anda.Tipe AMI BIOS :
1x suara BIP panjang. Ada kemungkinan RAM mati atau terpasang tidak benar, sehingga menyebabkan kegagalan refresh DRAM.
2x. Kegagalan rangkaian parity. Pada saat data yang ditransmisikan dalam komputer, biasanya ditambahkan parity bit yang berfungsi untuk mendeteksi error. Pekerjaan ini dilakukan rangkaian parity yang terdapat dalam komputer. Hal ini kemungkinan disebabkan adanya masalah pada memori atau mainboard
3x. Kegagalan base memori 64K, kegagalan ini biasanya disebabkan slot memori yang dikelompokkan dalam modul yang memiliki chip rusak. Base memori 64K adalah 64 KB memori yang pertama pada RAM
4x. Kegagalan sistem timer, kemungkinan terdapat kesalahan pada satu atau lebih timer yang digunakan untuk mengontrol fungsi-fungsi pada motherboard
5x. Kegagalan processor, dapat disebabkan panas berlebih, atau karena proses tidak terpasang benar kedalam socketnya
6x. Kegagalan keyboar controller/gate A20, keyboard controller adalah chip pada motherboard yang mengendalikan keyboard anda
7x. kesalahan pembacaan processor kemungkinan adanya kerusakan pada processor
8x. kesalahan baca/tulis memory display
9x. Kerusakan BIOS
10x. Kesalahan CMOS
11x. Kerusakan cache memori
kalau ada Bunyi Bib pendek 1 x , itu tandanya komputer itu sehat-sehat za..
kalau bunyi BiB… panjang 1x, ah.. trouble , itu nandain HD kamu bermasalah.
BIB.. panjang 1x trus Bib pndek 1x,.. tu tandanya Motherboardnya bermasalah.
Bib.. panjang 1x terus BIb pendek 2x, VGAnya
BIB Panjang 3x, Keyboardnya rada bermasalah..
BiB, BiB (pendek) terus2an, coba periksa Power supplynya,, mungkin da yang rusak
BiB… Panjang terus2an, berarti da masalah ma Memorinya..


Semoga bermanfaat *apabila ada yang salah mohon dikoreksi ya maklum masih pemula copas lagi..^_^


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar